
Kolaka | Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan H. Amri dan H. Husmaluddin (Beramal) akhirnya melakukan rotasi dan mutasi jabatan sekaligus melantik 17 pejabat eselon II. Pelantikan berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Kolaka. Rabu, (3/12/2025).
Rotasi mencakup pejabat tinggi pratama di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa jabatan strategis yang mengalami pergeseran antara lain Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, serta pimpinan OPD lainnya.
Berikut daftar nama pejabat eselon II yang dilantik :
1. Hasbir Jaya Razak jabatan Kadis Perkebunan dan Peternakan.
2. H. Andi Pangoriseng jabatan baru Kadis Pariwisata.
3. Mirdan Athar jabatan baru Asisten I.
4. Sairman jabatan baru Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
5. Hj. Mineng Nurmaningsih jabatan baru Kadis Perpustakaan dan Kearsipan.
6. dr. Muh. Aris jabatan baru Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
7. Hj. Sri Raodah Buna jabatan baru Kadis Kesehatan.
8. Marsukat Riadi jabatan baru Kadis Lingkungan Hidup.
9. Muh. Said Hafid jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.
10. Muh. Jufri jabatan baru Kasat Pol PP.
11. Agusalim Pamus jabatan baru Kadis Koperasi dan UKM.
12. Nyoman Suastika jabatan baru Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan
13. H. Abbas jabatan baru Kadis Ketahanan Pangan.
14. Agusalim jabatan baru Asisten II.
15. Muh. Azikin jabatan baru Staf Ahli.
16. Arifin Jamal Budi Darma jabatan baru Kepala Bappeda.
17. Sujianto jabatan baru Staf Ahli.
Wakil Bupati Kolaka H. Husmaluddin yang memimpin pelantikan menyatakan rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Langkah ini dilakukan untuk penyegaran.
“Rotasi dan mutasi itu hal yang biasa di dalam organisasi. Kita perlu penyegaran,” ujar H. Husmaluddin dalam sambutannya.
Ia menjelaskan pelantikan ini telah melalui rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan disetujui oleh Bupati Kolaka. Tujuannya, menumbuhkan semangat baru di birokrasi agar pelayanan publik berjalan lebih efektif.
Selain itu ia juga mengisyaratkan bahwa pelantikan serupa masih mungkin dilakukan ke depan sesuai kebutuhan organisasi. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif dan evaluasi berkelanjutan untuk mempercepat capaian pembangunan daerah.








